Review Devscan Negative Film di Rawa Lab

Wrangler's Retro Glory Ride 2017

Rawa Lab bisa menjadi salah satu pilihan tempat developing dan scan negative film bagi penggemar fotografi analog di Jakarta. Menawarkan harga yang relatif terjangkau dan waktu pengerjaan kurang dari seminggu.

Kebingungan penggemar fotografi analog terhadap tempat devoloping dan scan negative film terjawab sudah. Saya berani berkata demikian karena nyatanya sekarang ada saja laboratorium foto yang menawarkan layanan proses negative film.

Bahkan, keberadaan laboratorium foto ini cukup dekat dengan kita. Bukan secara fisik, tapi maksudnya mereka eksis di media sosial. Rawa Lab merupakan salah satunya.

Kebetulan, belum lama ini saya memanfaatkan jasa Rawa Lab untuk melakukan proses developing dan scan negative film Agfa Vista 200. Dan berdasarkan pengalaman sebagai konsumen, saya pengen memberikan ulasan terhadap layanan Rawa Lab dari beberapa sisi; lokasi, respons, pelayanan, dan harga.

Wrangler's Retro Glory Ride 2017

Saya sengaja tidak memikirkan hasil akhir sebagai hal yang perlu dinilai. Karena saya pikir, pada akhirnya bagus atau tidak sebuah foto sangatlah tergantung dari masing-masing individu yang melihatnya. Jadi, istilahnya, biar foto yang bicara.

Soal lokasi. Saya memang tidak mengantar negative film seorang diri ke lokasi Rawa Lab beralamat. Untuk diketahui, Rawa Lab berada di daerah Jakarta Timur. Bagi saya yang sehari-harinya lebih sering berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, lokasi Rawa Lab tergolong jauh. Ujung-ujungnya, ongkos kirim negative film menggunakan ojek online membengkak. Hampir sama dengan harga developing dan scan-nya.

Terlepas dari hal itu, Rawa Lab cukup reponsif menanggapi pesan-pesan yang saya kirimkan via Whatsapp. Lewat sarana ini pula admin Rawa Lab memberikan prosedur yang jelas dan mudah sebelum saya mengirimkan negative film. Sebagai bagian dari prosedur, Rawa Lab akan memberikan semacam 'formulir' yang turut disertakan dalam paket pengiriman negative film.

Wrangler's Retro Glory Ride 2017

Setelah negative film sampai di Rawa Lab, kita juga diberi informasi paket telah diterima. Tak lama kemudian mereka akan mengirimkan total biaya yang harus ditransfer. Setelahnya, proses negative film dilakukan.

Hanya butuh waktu empat hari sampai akhirnya negative film saya selesai. Bahkan itu sudah termasuk akhir pekan. Semua hasil foto dikirim via Google Drive dan saya memilih menu layanan agar negative film dikirim balik. Hasil scan punya resolusi 1.200 dpi. Sangat cukup seandainya hanya untuk diunggah ke media sosial atau blog.

Layanan yang saya gunakan adalah menu developing C41 dan scan reguler untuk film format 135. Harganya Rp50.000 per roll ditambah ongkos kirim balik negative film Rp9.000. Sebenarnya, Rawa Lab juga menyediakan jasa serupa dengan pengerjaan ekspres yang kelar dalam waktu satu atau dua hari. Harganya, Rp70.000 per roll dan kuota pengerjaannya dibatasi 10 roll sehari.

Wrangler's Retro Glory Ride 2017

Selain menu layanan yang saya gunakan, Rawa Lab juga masih menyimpan banyak lagi tawaran jasa. Termasuk proses medium format dan layanan cetak digital. Lebih lengkapnya bisa dilihat di akun Instagram Rawa Lab yang saya cantumkan di bawah. Dan untuk hasil lengkap proses developing dan scan Agfa Vista 200 milik saya bisa dilihat di "36 FRAME CONTOH HASIL FOTO AGFA VISTA 200".

Apakah saya akan kembali menggunakan jasa Rawa Lab? Kemungkinan, iya. Besarnya ongkos kirim yang harus saya keluarkan rasanya sebanding dengan cepatnya waktu pengerjaan, pelayanan, dan hasilnya. Nah, Anda punya pengalaman sendiri tentang laboratorium fotografi seperti saya? Mari bagikan infonya di kolom komentar.

Rawa Lab
Instagram: rawalab
Alamat: Rawamangun Muka Selatan 2 No. 31 RT001/RW013, Jakarta Timur
Telefon: 087 8887 23488

Comments

  1. Halo, aku tanya dong. Kalau selain Rawalab pernah coba ditempat lain blm ya? Klo pernah, perbandingan dengan dev scan di rawalab lbh bagus mana?
    thank you! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, thank you udah mampir. Sejujurnya selama saya di Jakarta belum pernah menggunakan jasa devscan dari lab lain. Sebelumnya, waktu saya di Bandung sering devscan di Seni Abadi tapi itupun sekitar tahun 2006-an. Jadi, sorry, belum bisa kasih perbandingan yang update.

      Kalau kamu ada tempat rekomendasi, boleh dong di-share. Trims.

      Delete
    2. ooh gitu. aku blm pernah devscan malah hahaha kmrn sih nemu ada namanya soupnfilm di STC. Rawalab kyknya oke yah hmm

      Delete

Post a Comment

Popular Posts